banner 728x90

Pertamina Rugi Rp6 T dari Jual Premium pada 2015

banner 728x90

Frekvensi.com, Jakarta - PT Pertamina mencatatkan kerugian sebanyak Rp6 triliun, sepanjang tahun 2015 dari penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Menurut Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Bambang, pada tahun lalu pihaknya merugi karena penjualan premium di bawah harga keekonomian.

“Jamali (Jawa, Madura, Bali) saja (rugi) Rp6 triliun lebih. Itu baru premium,” kata Bambang, di Kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta pada Senin (4/1).

Bambang menerangkan, kerugian riil yang harus ditanggung oleh Pertamina sebesar USD149 juta. Ia menilai, angka ini baru berasal dari losses. Ia pun menyebut ada dua jenis kerugian yang diemban Pertamina. Pertama, berasal dari opportunity loss dan riil losses.

“Jadi rugi itu ada dua. Satu, opportunity loss. Satu lagi loss benar. Kalau losses benar itu USD149 juta. Itu premium saja. Kalau itu dibayar saja, saya impas. Tapi kalau opportunity loss, harusnya saya boleh minta profit lima persen, makanya saat ini bisa lebih dari Rp6 triliun,” terang Bambang.

Untuk itulah, perusahaan pelat merah ini memberanikan diri untuk meminta dana tombokan/bantalan dari Pemerintah untuk menutup kerugian tersebut. Dana itu, beber Bambang, berasal dari pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE). ”Iya yang dibilang Wapres. Kalau Mops dan kurs tidak naik, ada tumpukan dana. Itu dipakai buat bayar rugi yang kemarin,” tutupnya.

banner 728x90

Tags: #Bahan Bakar Minyak #BBM Premium #Kerugian Pertamina #Penjualan BBM Premium #PT Pertamina

Motor Sport Kawinan TVS-BMW Masuk Indonesia
Frekvensi.com, Bogor – TVS Motor akan tetap memproduksi sepeda motor sendiri meski resmi
TVS Hadirkan RTR 200 4V 250cc
Frekvensi.com, Bogor – Hari ini, TVS menghadirkan Apache RTR 200 4V di Sirkuit
Freeport: Pengganti Maroef Sjamsoeddin, Orang Indonesia
Frekvensi.com, Jakarta – Kursi Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia yang sedang kosong
Pasca Teror di Thamrin, Turis Tetap Berani Main
Frekvensi.com, Jakarta – PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) mengakui teror bom yang
banner 728x90

Leave a reply "Pertamina Rugi Rp6 T dari Jual Premium pada 2015"