Ratusan Sapi Terbakar Akibat Percikan Api SOS Jatuh ke Kapal

Kapal Hewan Asia RayaKapal Hewan Asia Raya

IntaNews Media, Kupang - Kapal pengangkut hewan yang bernama Asia Raya, mengangkut 625 ekor sapi (sebelumnya disebutkan 600 ekor sapi) terbakar di dekat Dermaga Pulau Semau, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Polisi mengatakan, penyebab utama terjadinya kebakaran kapal tersebut adalah akibat kobaran api peluru senjata SOS yang ditembakkan oleh anak buah kapal (ABK) sebagai usaha meminta bantuan.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Santosa, Jumat (15/5/2015).

“Kapal hewan Asia Raya itu sedang berlayar dari Pelabuhan Kupang menuju Samarinda, Kalimantan Timur. Sesampai di tempat kejadian perkara di dekat Dermaga Pulau Semau, Kabupaten Kupang, salah satu ABK kapal teriak bahwa kapal mengalami kebocoran dan ketika ABK meminta bantuan melalui radio, ternyata radio mengalami kerusakan sehingga salah satu ABK mengeluarkan tembakan SOS peringatan tanda bahaya untuk meminta bantuan,” beber Santosa.

“Akan tetapi, SOS tersebut jatuh tepat berada pada tumpukan jerami (rumput kering) yang digunakan untuk bahan makanan sapi tersebut sehingga mulai terbakar,” imbuhnya.

Akibat kebakaran yang terjadi, lanjutnya, sejumlah 200 ekor sapi dari total 624 ekor sapi yang berada di dalam kapal hangus terpanggang, sementara salah satu ABK sempat meloncat ke laut dan hingga kini belum ditemukan. Korban diketahui bernama Yosep Haki (45), warga Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Saat ini, bangkai kapal sudah ditarik dengan menggunakan kapal tandu Anoman 1 dan kapal tandu Bima VI menuju Pelabuhan Tenau Kupang.