banner 728x90

Kowani: Hari Ibu Bukan Sekedar Rutinitas Tahunan

banner 728x90

Frekvensi.com, Jakarta - Peringatan Hari Ibu yang dilakukan setiap tanggal 22 Desember kerap diartikan sebagai penghormatan anak terhadap orangtua. Padahal, arti dari peringatan Hari Ibu sesungguhnya lebih dari itu.

“Momentum hari Ibu ini harus dijadikan momentum untuk merevitalisasi pemahaman kita terhadap peringatan Hari Ibu yang selama ini terasa terlalu dangkal makna dan sekedar rutinitas tahunan.”

Sudah saatnya peringatan hari ibu bukan lagi sekedar mencium pipi ibu, mengajak makan bersama, memeluk, memberi bunga atau membelikan pakaian baru,” papar Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo dalam keterangannya.

Giwo meengatakan, banyak kasus terjadi yang menimpa kaum perempuan seperti pelecehan, pembatasan akses dan partisipasi, pelemahan ekonomi perempuan, bahkan masih juga sering terjadi kekerasan TKW, dan kekerasan berbasis budaya.

banner 728x90

Tags: #Hari Ibu #Kowani

Bagi Ahok Setiap Hari Adalah Hari Ibu
Frekvensi.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, ia tidak pernah mengadakan acara
Asal Mula Lahirnya Hari Ibu
Frekvensi.com, Pendidikan - Masyarakat Indonesia, setiap 22 Desember selalu memperingati Hari Ibu. Perayaan hari nasional ini
Hari Ibu: Tanamkan Sikap Antikorupsi ke Anak
Frekvensi.com, Jakarta – Menurut Presiden PKS Sohibul Iman, para ibu mestinya menanamkan semangat antikorupsi sejak
Johan Budi: Festival Antikorupsi Harus Punya Dampak
Frekvensi.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memperingati Hari Antikorupsi sedunia dengan menggelar Festival
banner 728x90

Leave a reply "Kowani: Hari Ibu Bukan Sekedar Rutinitas Tahunan"