Kowani: Hari Ibu Bukan Sekedar Rutinitas Tahunan

Ilustrasi Hari IbuIlustrasi Hari Ibu (Foto: simplyhomy.com)

Frekvensi.com, Jakarta - Peringatan Hari Ibu yang dilakukan setiap tanggal 22 Desember kerap diartikan sebagai penghormatan anak terhadap orangtua. Padahal, arti dari peringatan Hari Ibu sesungguhnya lebih dari itu.

“Momentum hari Ibu ini harus dijadikan momentum untuk merevitalisasi pemahaman kita terhadap peringatan Hari Ibu yang selama ini terasa terlalu dangkal makna dan sekedar rutinitas tahunan.”

Sudah saatnya peringatan hari ibu bukan lagi sekedar mencium pipi ibu, mengajak makan bersama, memeluk, memberi bunga atau membelikan pakaian baru,” papar Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo dalam keterangannya.

Giwo meengatakan, banyak kasus terjadi yang menimpa kaum perempuan seperti pelecehan, pembatasan akses dan partisipasi, pelemahan ekonomi perempuan, bahkan masih juga sering terjadi kekerasan TKW, dan kekerasan berbasis budaya.

Halaman 1 2 3